Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2011

2. Lubang yang Tersembunyi

Lubang yang Tersembunyi Tiga minggu sudah berlalu sejak Erza dibuang. Namun, ia tetap berada di hutan belantara itu. Pakaiannya yang mewah kini sudah lusuh dan kotor. Badannya yang dahulu bersih dan wangi berubah menjadi kotor dan bau. Sang pangeran pun berubah menjadi seperti gembel. Meskipun begitu, ia tidak peduli. Ia terus berjalan menyusuri hutan itu dengan tongkat kayu yang ia temukan. Sebenarnya, kemampuan Erza untuk bertahan di sana sangat disangsikan. Memang benar ia seorang pangeran. Di mata rakyat, seorang pangeran memiliki kemampuan dan kekuatan yang hebat. Ia dikenal sebagai orang yang gagah, berani, kuat, tampan, dan cerdas. Karena semua itulah para gadis ingin bertemu dengannya.

1. Awal Kisah Sang Pangeran

Awal Kisah Pangeran Langit pada hari ini tidak cerah. Awan-awan putih menutupi langit biru. Matahari yang bersinar cerah pun tertutup. Namun, langit belum memberikan tanda akan menurunkan hujan. Sebuah kereta kuda bergerak cepat melewati jalan kecil yang sangat sepi. Sang kusir terus mempercepat langkah kudanya. Langit yang berawan tak dihiraukannya. Ia terus mengendarai kereta kudanya. Di dalam kereta kuda itu terdapat dua orang prajurit dan sebuah karung yang berisi sesuatu yang besar, hampir seukuran dengan prajurit itu. Karung itu terus bergerak-gerak seperti cacing. Dua prajurit itu kesal melihatnya bergerak-gerak.